Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buleleng Sampaikan Pendapat Akhir

Dipublikasi pada : 29 Juli 2021 | 187 kali Dibaca


Menyikapi pendapat akhir dari anggota dewan yang tergabung dalam fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, Bupati Buleleng sependapat untuk mempedomani usul dari anggota dewan dalam pengambilan langkah-langkah kebijakan di tahun yang akan datang. Hal itu diketahui saat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana yang didampingi Sekeretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa saat menyampaikan pendapat akhir Bupati tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Buleleng tahun anggaran 2020, dalam sidang paripurna lewat virtual di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng, Kamis, (29/7).

 

Lebih lanjut, Bupati Agus Suradnyana menyampaikan dengan adanya pandemi Covid-19 yang sekarang ini sangat mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat Buleleng, baik kehidupan sosial ekonomi dan sosial budaya serta stabilitas daerah. ”Permasalahan yang muncul mulai dari bertambahnya angka pengangguran, peningkatan kemiskinan, pembatasan kegiatan secara normal sampai pada pemenuhan sarana prasarana kesehatan yang harus segera kita penuhi,” ucapnya.

 

Disisi lain, kondisi pandemi ini berdampak signifikan terhadap capaian pendapatan daerah baik pendapatan asli daerah maupun pendapatan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah lainnya. Kebijakan penganggaran di tahun 2020 lebih banyak diarahkan untuk mengatasi dampak dari pandemi Covid-19.

 

Disamping melaksanakan program kegiatan yang bersifat mandatory dan prioritas. Melalui refocusing anggaran, belanja diarahkan pada pembiayaan penanganan pandemi covid-19, yaitu berupa penganggaran untuk penanganan kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi yang dianggarkan baik melalui belanja tidak terduga maupun program kegiatan di SKPD.

 

”Demikian kita sadari bersama  kondisi ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi sangat diperlukan partisipasi masyarakat, pihak swasta dan stake holder lainnya, untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi saat ini,” ujar Bupati yang biasa disapa PAS ini.

 

Dengan itu, melalui kesempatan ini, dirinya mengajak seluruh komponen masyarakat Buleleng untuk bersama-sama memberikan sumbangan pemikiran, saling berbagi untuk masyarakat yang membutuhkan dan berkinerja yang bermanfaat bagi kepentingan daerah sehingga kondisi ekonomi saat ini yang terdampak akibat pandemi Covid-19 bisa segera pulih. (Wir)