Vaksinasi Tambahan Lima Titik, Sekda Suyasa Dampingi Wabup Sutjidra Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Di Desa Banjar

Dipublikasi pada : 14 Juli 2021 | 189 kali Dibaca


Upaya percepatan vaksinasi yang digagas Ketua Satgas Covid-19 yaitu Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana hari ini mulai berjalan. Ada 5 titik tambahan vaksinasi diluar jadwal puskesmas yang sudah berjalan dengan tujuan menyaring masyarakat yang tercecer dan belum mendapat layanan vaksinasi di puskesmas setempat. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd saat mendampingi Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.Og meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 1 Banjar, Kecamatan Banjar. Buleleng, Rabu,(14/7).

 

Lebih jauh Sekda Buleleng  Gede Suyasa yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng mengatakan, pelaksanaan tambahan titik vaksinasi merupakan upaya percepatan vaksinasi 70% untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) guna mencegah penyebaran Covid-19 di Buleleng.

 

Lebih lanjut, Sekda Suyasa mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi sudah berjalan dengan baik, mulai  dari penerapan prokes sudah baik, sirkulasi masyarakat mengikuti vaksinasi juga berjalan baik sehingga tidak menimbulkan kerumunan. Pengawasanpun sudah dilakukan bersinergi dengan TNI-Polri dalam pelaksanaannya.

 

“Pelaksanaan vaksinasi hari ini di Banjar sudah baik, kurang tenaga injektor  saja, kalau ini ditambah lagi satu, pastinya akan lebih banyak  masyarakat bisa divaksin. Besok akan kita tambahkan, agar target minimal 500 orang terlampaui  bahkan bisa 1.000 orang perhari,” jelasnya.

 

Sementara itu ditemui dilokasi yang sama, Kapolsek Banjar Kompol Made Dwi Agus Wirawan didampingi Camat Banjar Arya Suardana, dan Danramil Banjar Kapten Gede Oka, mengatakan, sinergitas TNI-Polri tidak hanya dalam pelaksanaan vaksinasi saja, disetiap kegiatan selalu rembug, bersinergi terkait pola-pola pengamanan sebagai prosedur tetap (protap) yang tidak boleh terabaikan.

 

Disinggung terkait partisipasi masyarakat, Kompol Agus mengatakan kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan dan TNI sudah sangat baik, masing-masing perangkat ke bawah memberikan sosialisasi secara langsung maupun melalui sosial media.

 

“Ketika ada pengawasan penyekatan di wilayah Banjar, petugas kami dengan TNI memberikan informasi, mengarahkan kepada masyarakat yang belum tervaksin untuk ikut vaksinasi sesuai jadwal di wilayah kami. Hasilnya hari ini, animo masyarakat ikut vaksinasi sangat tinggi,” ungkapnya.

 

Ditemui usai vaksinasi, salah satu warga Desa Temukus Lidya Agustina (26 tahun)mengatakan, sebelum divaksin ada rasa takut akan efek vaksin. Namun setelah divaksin dirinya tidak sakit apa-apa, hanya merasa ngilu saja.

 

“Untuk masyarakat jangan takut divaksin, ini untuk mencegah Corona, agar pandemi Covid-19 segera berakhir,” ajaknya.(wdi).