Jumlah PDP Tetap, ODP 62 Orang

Dipublikasi pada : 22 Maret 2020 | 117 kali Dibaca


Kabar perkembangan kasus Covid-19 sampai hari Minggu, (22/3), disampaikan oleh Sekda Buleleng yang juga  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Covid-19, Gede Suyasa. Menurutnya jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih berjumlah 4 orang dimana kondisinya baik dan normal. Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) akibat kontak erat dengan PDP sebanyak 59 orang dan 3 orang karena perjalanan ke luar negeri. Dari 62 orang ODP dimaksud, sudah 18 orang diisolasi di Rumah Sakit Pratama Giri Mas. ”Semua kondisinya dalam keadaan sehat,” jelasnya. Kemudian 10 orang ODP yang mempunyai resiko tinggi dengan PDP sudah diambil specimennya pada tanggal 20 Maret lalu.

Selain itu disampaikan juga WNI dan WNA yang melakukan Self Monitoring melalui sistem form Health Alert Card (HAC) Notifikasi  maupun yang tidak sebanyak 260 orang. Dimana pemantauannya dilakukan selama 14 hari oleh Puskesmas tempat tinggalnya dengan bekerjasama dengan aparat desa, Babinkamtibmas dan Babinsa setempat.

260 orang itu rinciannya adalah 192 orang pekerja kapal pesiar 23 TKI lainnya, 42 WNA, 3 orang baru pulang dari LN. Jumlah ini meningkat dari tanggal 21 Maret yang berjumlah 221 orang.

Ketika didesak mengumumkan hasil lab terkait kasus PDP, Suyasa menjelaskan pihaknya atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di kabupaten tidak mendapat hasil tes lab dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI. Hasil tes lab Balitbangkes diberikan kepada Kadis Kesehatan Provinsi Bali yang menjadi bagian Gugus Tugas Provinsi. Dalam Prosedur Tetap (Protap) yang ditentukan yang bisa menyampaikan kalau di Pusat adalah Yurianto sedangkan di Provinsi Bali adalah Ketua Gugus Tugas Provinsi Bali yakni Dewa Made Indra. Sedangkan wewenang Kabupaten adalah bagaimana strategi menangani dan persiapan menghadapi Covid-19.

Dalam kesempatan itu Suyasa meminta masyarakat yang membutuhkan informasi perkembangan kasus virus Corona di Buleleng agar jangan menyimak dari informasi sumber yang tidak jelas. Disarankan menyimak informasi dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Prokom Setda) Kabupaten Buleleng dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) Buleleng. Agar lebih mudah akan dibuatkan situs khusus untuk publikasi data resmi perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Buleleng.(cnd-st)