Pola Tuntas Kewilayahan dan Vaksinasi Massal Terpadu, Pemkab. Buleleng Optimis Capai Target 70 Persen

Dipublikasi pada : 23 Juni 2021 | 481 kali Dibaca


Empat Kabupaten di Bali seperti Badung, Gianyar, Denpasar dan Tabanan menjadi target prioritas vaksinasi Provinsi Bali, karena akan menjadi pintu masuk Bali, namun secara kumulatif dari jumlah penduduk,  Kabupaten Buleleng justru terbesar ketiga di Bali dalam realisasi vaksinasi yang sudah berjalan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi dan Peningkatan Penanganan Covid-19 yang diselenggarakan di Gedung Gajah Jaya Sabha, Denpasar,(Kamis,23/6).

 

Lebih jauh dijelaskan oleh Wabup Sutjidra, vaksinasi masif yang terus dilakukan di Kabupaten Buleleng dengan pola tuntas kewilayahan sangat baik dalam menyasar wilayah atau kecamatan yang tingkat aktivitas dan mobilitas penduduknya tinggi. ” Jumlah penduduk kita yang banyak terlihat capaian vaksinasi kita rendah sekitar 42% di Bali,” ungkap Wabup Sutjidra asal Desa Bontihing ini.

 

Dari hasil rapat koordinasi agar target 70% cepat terealisasi  Wabup Sutjidra akan lebih gencar menjalankan vaksinasi massal dalam minggu-minggu ini, tentunya akan diback up oleh tenaga kesehatan Provinsi Bali, TNI dan Polri. “Rata-rata tenaga vaksinasi bantuan Polri bisa memvaksin 700-900 orang perhari pertempat. Kita di Buleleng punya 29 tim vaksinasi, jika perhari masyarakat minimal  hadir 500 orang maka sekitar 15.000 orang bisa tervaksin,” terangnya.

 

Terkait target vaksinasi Sutjidra mengatakan besok Sekda Buleleng akan mengadakan rapat koordinasi  dengan seluruh jajaran kecamatan  dan desa guna mempolakan desa-desa yang belum mencapai target capaian vaksinasinya.” Kita akan buatkan potret desa-desa yang tingkat capaian imunisasinya rendah, lalu kita komunikasikan dengan aparat kecamatan, desa dan adat untuk bisa menggerakkan warganya,” pintanya.

 

Ditambahkan oleh Wabup Sutjidra pola tuntas vaksinasi kewilayahan akan dibarengi vaksinasi massal yang rencananya  akan dipusatkan di kota seperti di Gedung Kesenian Singaraja.” Mudahan-mudahan dengan vaksinasi massal terpadu dan pola tuntas kewilayahan lalu dibackup oleh Provinsi, target 70% masyarakat tervaksin dapat tercapai secepatnya,” harap Wabup Sutjidra.

 

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Sekda Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd, Kepala Dinas Kesehatan dan jajarannya.