Kadis Suwarmawan Imbau, Waspadai Peningkatan Kasus Daerah Lain

Dipublikasi pada : 20 Juni 2021 | 150 kali Dibaca


Peningkatan kasus yang terjadi di luar Kabupaten Buleleng beberapa hari lalu patut diwaspadai seperti di Kabupaten Badung, Gianyar dan Kota Denpasar yang tingkat aktivitas penduduk di sana sangat tinggi. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 meluas ke Buleleng. Demikian imbauan ini disampaikan oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng Ketut Suwarmawan,S.STP,M.M. saat mengeluarkan rilis update Covid-19 di ruang kerjanya, Minggu, (20/6).

 

Lebih jauh dikatakan oleh Suwarmawan yang juga selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng. Dari data Pemprov. Bali kemarin tercatat Kabupaten Badung kasus konfirmasi baru 15 orang pasien aktif 125 orang, kemudian Gianyar tercatat kasus baru 18 orang, pasien aktif 80 orang, lalu kota Denpasar kasus baru 47 orang, pasien aktif dalam perawatan 155 orang. “Perbandingan ini bertujuan agar masyarakat Buleleng dapat lebih waspada dan meningkatkan lagi disiplin protokol kesehatan dengan 3 M dan upaya pemerintah dengan 3T, mengingat kasus Covid-19 di Kabupaten Buleleng mulai melandai, tapi jangan lengah,” pintanya.

 

Lebih lanjut oleh Kadis Suwarmawan dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Satgas Covid-19 Kabupaten bersinergi dengan Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan dan TNI-Polri terus melakukan pengawasan, penegakan hukum penerapan prokes kepada masyarakat. Selain pengawasan masyarakat juga dilakukan pengetatan pengawasan di pintu-pintu masuk Buleleng seperti di Celukan Bawang.  “Kemarin KKP Celukan bawang menemukan ABK yang terkonfirmasi, dengan kesigapan dan antisipasi oleh Satgas hal itu segera dapat diatasi,” jelas mantan Kabag. Prokom Setda Buleleng itu.

 

Ditambahkan oleh Kadis Suwarmawan, selain pengawasan, vaksinasi juga digencarkan oleh  Pemkab. Buleleng  yaitu program tuntas vaksinasi kewilayahan yang sudah dilakukan di 2 kecamatan yaitu Buleleng dan Gerokgak, selanjutnya akan dilakukan diseluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. “Saat ini masih berlangsung vaksinasi di Kecamatan Busungbiu dan Seririt setelah itu akan dilakukan di kecamatan lain. Mari dukung upaya pemerintah dalam vaksinasi agar kekebalan masyarakat terbentuk dan Covid-19 segera berakhir,” harapnya.

 

Terkait rilis data hari ini, sebanyak 9 orang dinyatakan sembuh berasal dari Kecamatan Seririt 2 orang, Kecamatan Sukasada 2 orang dan Kecamatan Buleleng  5 orang. Sedangkan pasien konfirmasi baru hari ini masih terjadi berjumlah 4 orang berasal dari Kecamatan Gerokgak 3 orang, Kecamatan Sukasada 1 orang. Pasien dalam perawatan sebanyak 41 orang terdiri dari 18 orang dirawat di sejumlah rumah sakit, 1 orang dirawat di RSJ Bangli, 2 orang diisolasi di Sandi Mas Lokapaksa dan 20 orang isolasi mandiri.

 

Sementara itu data kumulatif penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, tercatat kasus konfirmasi sebanyak 4.104 orang, sembuh 3.886 orang, meninggal tetap 177 orang, dirawat di Buleleng 40 orang dan diluar Buleleng 1 orang. Kasus suspek kumulatif 4.783 orang, kontak erat kumulatif 21.364 orang, kasus konfirmasi non suspek/kontak erat sebanyak 244 orang dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak 2 orang.