Penanganan Covid-19 Buleleng, 19 Orang Dinyatakan Sembuh

Dipublikasi pada : 27 April 2021 | 208 kali Dibaca


Perkembangan penanganan Covid-19 Buleleng membawa kabar baik, pasalnya hari ini terdapat 19 orang dinyatakan sembuh Covid-19. Hal itu, disampaikan langsung oleh Ir. Nyoman Genep,MT selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng saat rilis data, Selasa, (27/4).

Dijelaskan bahwa 19 orang sembuh itu sebagian besar berasal dari Kecamatan Sukasada sebanyak 7 orang, Kecamatan Kubutambahan sebanyak 4 orang, Kecamatan Buleleng sebanyak 3 orang, Kecamatan seririt sebanyak 2 orang, Kecamatan Gerokgak sebanyak 2 orang, dan Kecamatan Busungbiu sebanyak 1 orang.

Lebih lanjut, Nyoman Genep mengatakan selain pasien sembuh, penanganan Covid-19 hari ini dibarengi dengan 15 orang konfirmasi baru, yakni, Kecamatan Banjar 5 orang, Kecamatan Kubutambahan 4 orang, Kecamatan Buleleng 3 orang, Kecamatan Sukasada 2 orang, dan Kecamatan Busungbiu 1 orang.

Selain itu, perkembangan penanganan Covid-19 Buleleng membawa kabar duka. Tercatat 1 orang pasien yang dinyatakan meninggal. “Pasien berasal dari Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, seorang laki-laki, berumur 58 tahun, pasien datang ke RS. Santi Graha pada tanggal 24 April 2021, dengan gejala demam, batuk, muntah, sesak nafas, komorbid DM type 2, gangguan ginjal, gangguan jantung. Pasien dinyatakan meninggal pada tanggal 27 April 2021,” ucap Nyoman Genep.

Lanjut, Nyoman Genep yang juga selaku Plt. Kadis Kominfosanti Buleleng menyampaikan terdapat 175 orang kasus konfirmasi dalam perawatan disejumlah rumah sakit dan hotel, meliputi RSUD Buleleng 31 orang, RS. Balimed 10 orang, Rs. Karya Dharma Husada 21 orang, RS. Kerta Usada 15 orang, RS. Tangguwisia 1 orang, RS. Santi Graha 3 orang, RS. Tentara 1 orang, RS. Puri Raharja 1 orang, Klinik Bakti Rahayu Buleleng 1 orang, Hotel Grand Surya 21 orang dan isolasi mandiri 70 orang.

Terkait perkembangan data, Nyoman Genep mengatakan jumlah kumulatif kasus konfirmasi di Buleleng bertambah menjadi 3.472 orang, dengan rincian; sembuh sebanyak 3.158 orang, meninggal bertambah menjadi 139 orang, dirawat di Buleleng 174 orang, dan dirawat di luar Buleleng 1 orang. Kasus suspek kumulatif di Buleleng 3.723 orang dengan rincian; suspek konfirmasi 1.554 orang, discarded 2.021 orang, suspek masih dipantau 64 orang dan probable 84 orang.

Data lain, kontak erat kumulatif di Buleleng 18.212orang, dengan rincian; kontak erat konfirmasi 1.690 orang, discarded 15. 894 orang, karantina mandiri 102 orang dan kontak erat menjadi suspek 526 orang. Kasus konfirmasi non suspek/kontak erat 226 orang dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi 2 orang.

Dipenghujung rilis, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin maupun yang belum untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan, dengan menerapkan pola 6M. “Memakai masker dengan benar saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir/hand sanitizer, menghindari kerumunan, mengurangi bepergian ke luar daerah, mentaati aturan dan meningkatkan imun tubuh,” tegasnya (