Perkembangan Penanganan Covid-19, Sepuluh Orang Dinyatakan Sembuh

Dipublikasi pada : 11 Februari 2021 | 331 kali Dibaca


Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kembali menyampaikan rilis data perkembangan Covid-19, hari ini terdapat 10 orang dinyatakan sembuh. Hal ini disampaikan langsung oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si, Kamis, (11/2).

Lebih lanjut, Ketut Suweca menjelaskan jumlah kesembuhan itu berasal dari Kecamatan Banjar sebanyak 3 orang, Kecamatan Kubutambahan sebanyak 2 orang, Kecamatan Buleleng sebanyak 2 orang dan masing-masing sebanyak 1 orang dari Kecamatan Sawan, Gerokgak, Tejakula. Selain adanya pasien sembuh, masih terdapat konfirmasi baru sebanyak 55 orang dari Kecamatan Buleleng 41 orang, Kecamatan Seririt 5 orang, Kecamatan Sukasada 5 orang, Kecamatan Busungbiu 1 orang, Kecamatan Gerokgak 2 orang dan Kecamatan Banjar 1 orang.

Selain itu, Ketut Suweca mengatakan hari ini terdapat kasus meninggal sebanyak 2 orang. "Kasus meninggal yang pertama berasal dari Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng berjenis kelamin laki-laki, berumur 48 tahun dengan riwayat pasien datang ke RSUD Buleleng sejak 10 Februari 2021 dengan gejala sesak nafas, batuk kering, demam, lemas, nyeri dada, pneumonia, dengan komorbid DM tipe 2, dan gagal nafas. Pasien dinyatakan meninggal pada tanggal 7 Februari 2021, dan yang kedua berasal dari Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, berjenis kelamin laki-laki berumur 51 tahun, dengan riwayat pasien datang ke RSU Santhi Graha sejak 26 Januari 2021, dengan gejala demam, batuk, sesak nafas, mual, muntah, pneumonia, komorbid HT DM. Pasien dinyatakan meninggal pada tanggal 9 Februari 2021,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 200 orang yang meliputi RSUD Buleleng 45 orang, Rumah Sakit Bali Med 17 orang, Rumah Sakit Karya Dharma Husada 34 orang, Rumah Sakit Kerta Usada 27 orang, Rumah Sakit Tangguwisia 1 orang, Rumah Sakit Tentara 1 orang, RSP Sanglah 1 orang, Rumah Sakit Puri Raharja 1 orang, Bali Beach 7 orang, Rumah Sakit Surya Husada 1 orang, Hotel Prime Praza 18 orang, Hotel Berry Glee 4 orang, Hotel Vasini 3 orang dan Isolasi Mandiri 40 orang.

Terkait data lain, Suweca menerangkan kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng sebanyak 2.002 orang dengan rincian sembuh sebanyak 1.717 orang, kasus meninggal sebanyak 85 orang, sedang dirawat di Buleleng sebanyak 165 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 35 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif di Buleleng sebanyak 2.191 orang dengan rincian suspek konfirmasi 867 orang, discarded 1.213 orang, suspek masih dipantau 46 orang dan probable 65 orang.

Sementara itu, kontak erat kumulatif di Buleleng sebanyak 10.901 orang dengan rincian kontak erat konfirmasi sebanyak 907 orang, discarded sebanyak 9.339 orang, karantina mandiri sebanyak 314 orang dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 341 orang. Kasus konfirmasi non suspek atau kontak erat tetap sebanyak 226 orang. Dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak 2 orang.

Lanjut, Ketut Suweca menyampaikan Surat Edaran (SE) Bupati Buleleng No. 304/CVD-19/II/2021 tertanggal 8 Pebruari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Desa/Kelurahan dan Desa Adat Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Kabupaten Buleleng. SE menekankan pembatasan jam operasional bagi pelaku usaha sampai dengan pukul 21.00 wita, membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas yang tersedia. 

Dipengujung rilis, dirinya selalu menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer dan menghindari kerumunan.