Persentase Kesembuhan Covid-19 Capai Sembilan Puluh Persen, Enam Belas Orang Dinyatakan Sembuh

Dipublikasi pada : 30 Oktober 2020 | 70 kali Dibaca


Perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, persentase kesembuhan capai 90,79 % dengan jumlah yang dinyatakan sembuh hari ini sebanyak 16 orang. Demikian diungkapkan oleh Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) dalam rilis pers update penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Jumat (30/10) di ruang kerjanya.

Lebih jauh, Ketut Suweca yang juga Kadis Kominfosanti Kabupaten Buleleng menerangkan 16 orang yang sembuh sebagian besar berasal itu dari Kecamatan Buleleng sebanyak 9 orang, Kecamatan Sukasada sebanyak 3 orang, Kecamatan Kubutambahan sebanyak 2 orang, dan masing-masing dari Kecamatan Seririt dan Banjar  sebanyak 1 orang.” Dengan 16 orang sembuh, secara akumumulatif pasien sembuh Covid-19 berjumlah 937 orang,” terangnya.

Selain pasien sembuh, penanganan Covid-19 hari ini juga mengalami penambahan kasus terkonfirmasi baru sebanyak 14 orang. Ketut Suweca menerangkan kasus konfirmasi baru berasal dari Kecamatan Gerokgak dan Sawan masing-masing 5 orang, Kecamatan Banjar, Seririt,Kubutambahan dan Buleleng masing-masing 1 orang, sehingga total kasus konfirmasi sebanyak 1.032 orang.

Terkait data lainnya, Ketut Suweca menerangkan kasus meninggal hari ini nihil, sehingga total kasus meninggal tetap menjadi 53 orang, sedangkan yang dirawat di Buleleng sebanyak 26 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 16 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif sebanyak 1.272 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 542 orang, discarded sebanyak 636 orang, suspek masih dipantau sebanyak 44 orang, probable sebanyak 50 orang. 

Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 6.931 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 294 orang, discarded 6.211 orang, karantina mandiri sebanyak 158 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 268 orang. Lebih lanjut, dijelaskan kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 196 orang.

Di penghujung rilis, Kadis Suweca menghimbau kepada masyarakat bahwa, Corona Virus Diseases 2019 atau Covid-19 bisa menyerang siapa saja. Penularannya melalui droplet seseorang dari mulut atau hidung ketika bersin, batuk dan berbicara. “ Guna mencegah hal tersebut kita semua hendaknya selalu disiplin terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yaitu memakai masker dengan benar, menjaga jarak atau psycal distancing dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir serta selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS,” pintanya.(wdi).