Covid-19 di Buleleng, 3 Orang Sembuh Hari Ini

Dipublikasi pada : 18 Oktober 2020 | 46 kali Dibaca


Kasus Covid-19 di Kabupaten Buleleng pada hari ini terdapat peningkatan angka kesembuhan. Tercatat sebanyak 3 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 telah dinyatakan sembuh. Mereka bertiga masing-masing berasal dari Kecamatan Sawan, Tejakula, dan Buleleng. Hal itu diungkapkan oleh Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si selaku Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng melalui rilis pers pada Minggu, (18/10).

Selain itu, disebutkan juga oleh Suweca hari ini terdapat 7 orang terkonfirmasi Covid-19. Masing-masing 3 orang berasal dari Kecamatan Buleleng, 3 orang lainnya berasal dari Kecamatan Seririt, dan satu orang berasal dari Kecamatan Banjar. Dengan demikian tercatat secara kumulatif kasus konfirmasi sebanyak 964 orang dengan kesembuhan sebanyak 859 orang Kabupaten Buleleng.

Lanjut Suweca, kasus meninggal tidak ada penambahan yakni masih sebanyak 48 orang. Pasien terkonfirmasi dirawat di Buleleng sebanyak 39 orang dan dirawat di luar Buleleng sebanyak 18 orang.

Data suspek dipaparkan Suweca, kasus suspek kumulatif sebanyak 1.187 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 515 orang, discarded sebanyak 577 orang, suspek masih dipantau sebanyak 45 orang, dan probable sebanyak 50 orang.

Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 6.636 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 278 orang, discarded 5.814 orang, karantina mandiri sebanyak 302 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 242 orang. Terakhir, disebutkan kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 171 orang.

Selain itu, Ketut Suweca juga menerangkan permohonan Surat Keterangan (Suket) tempat ibadah aman dari Covid-19 yang diajukan sebanyak 151 permohonan. Dengan rincian total permohonan suket yang sudah ditandatangani sebanyak 147 yang meliputi 81 Masjid, 20 Gereja, 45 Pura, dan 1 Wihara. Permohonan yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 4 permohonan tempat ibadah, dan yang sudah ditandatangani namun masih dievaluasi kemb