Genjot Penyerapan Gabah Petani, Distan Buleleng Suntik LPM 25 Juta

Dipublikasi pada : 15 Mei 2020 | 84 kali Dibaca


Memastikan gabah petani di Kabupaten Buleleng dapat terserap dengan maksimal, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng memberikan stimulus kepada Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) berupa modal. Hal ini sejalan dengan skema Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam menjaga perekonomian petani di Kabupaten Buleleng di tengah lesunya daya beli industri akibat wabah Covid-19, yang belum lama ini dirapatkan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng I Gede Suyasa. 

“Kemarin sudah disetujui oleh Pak Sekda, nanti kita akan berikan stimulus kurang lebih masing-masing LPM itu dapat 25 juta untuk membeli dan memanfaatkan gabah yang ada di Kabupaten Buleleng” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng I Made Sumiarta saat ditemui di kantornya pada Kamis (14/5).

Stimulus ini pihaknya berikan kepada LPM agar mereka dapat menyerap jumlah produksi beras petani di Kabupaten Buleleng. Karena pada masa panen Mei ini produksi gabah kering mencapai 12 ribu ton dan jika digiling menjadi beras menjadi 8 ribu ton, namun pembelian dari para pengepul berkurang drastis karena menurunnya kondisi perekonomian akibat wabah Covid-19

Selain itu, dari kondisi itu Sumiarta juga melihat peluang untuk membangkitkan LPM di Buleleng. Karena dengan rendahnya permintaan gabah oleh pengepul dari luar Kabupaten Buleleng, maka LPM di Buleleng seharusnya dapat memanfaatkan momen itu dengan mengolah padi produksi petani Buleleng sebanyak-banyaknya. 

Beras hasil oleh LPM nantinya juga akan cepat terserap dan terdistribusi ke masyarakat, karena dalam skema ini Perusahaan Daerah (PD) Swatantra juga dilibatkan untuk membeli beras hasil produksi LPM. Maka dari itu, menurut Sumiarta perputaran modal dalam skema ini akan cepat dilakukan dan beras hasil produksi juga akan terdistribusi dengan baik ke masyarakat.

“Untuk mengantisipasi itu, PD Swatantra diberikan tugas untuk nanti bagaimana bisa mendistribusikan beras-beras yang diproduksi oleh masing-masing LPM kepada masyarakat” tutup Sumiarta. (cnd)