Kamar Hotel di Buleleng Terbatas, Bupati PAS Minta PMI Manfaatkan Fasilitas Isolasi Desa

Dipublikasi pada : 20 April 2020 | 293 kali Dibaca


Ratusan kamar hotel telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng sebagai fasilitas isolasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun karena jumlahnya sangat terbatas dibandingkan dengan seluruh jumlah PMI Buleleng yang mencapai ribuan jumlahnya, para PMI diminta untuk memanfaatkan fasilitas isolasi yang telah disiapkan oleh desa asal masing-masing. Hal itu disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana kepada para PMI melalui video conference pada Minggu (19/4) Lebih lanjut, para PMI yang baru datang dari luar negeri diharapkan oleh Bupati Buleleng agar cukup menggunakan fasilitas kamar hotel selama 2 hari sebagai tempat istirahat sementara. Setelah itu, diharapkan para PMI mau melanjutkan masa isolasi yang tersisa di fasilitas desa masing-masing. Sehingga kamar hotel tersebut dapat digunakan oleh PMI yang datang belakangan untuk beristirahat juga. Hal itu perlu dilakukan karena jumlah kamar hotel yang ada di Kabupaten Buleleng hanya berjumlah kurang dari seribu, namun ke depan pihaknya masih harus menerima lagi kedatangan PMI dari kapal pesiar yang jumlahnya diestimasi mencapai 5000-an orang. Apalagi kata Bupati PAS, PMI tersebut akan datang dalam waktu dekat. “Menurut laporan, nanti akan ada 4 kapal pesiar besar ke Bali untuk mengantar adik-adik kita yang mau masuk (ke Buleleng) juga” ungkap Bupati PAS. Guna menjamin kenyamanan para PMI yang akan pindah ke fasilitas isolasi desa, Bupati PAS telah mengarahkan para perbekel untuk memaksimalkan fasilitas dan pelayanan pada tempat isolasi yang mereka miliki sehingga para PMI dapat menjalani isolasi di sana dengan nyaman. “Tyang sudah sampaikan ke para perbekel untuk dibuat standar pelayanan yang lebih baik” imbuh Bupati PAS. Sementara itu bagi PMI yang masih menjalani isolasi di hotel, Bupati yang akrab disapa PAS itu meminta para PMI agar tidak melanggar Prosedur Tetap (Protap) yang ada agar terhindar dari potensi penyebaran virus Corona. Semua itu lanjutnya lagi demi kesehatan diri mereka sendiri selama masa isolasi. “Adik-adik tolong jaga diri, diam di kamar, jangan keluar masuk hotel, jangan duduk-duduk di lorong, pikirkan kesehatan adik-adik sendiri,” pinta Bupati PAS Selain itu, Bupati Buleleng mengimbau para PMI yang merasa dirinya sehat agar tidak menganggap remeh potensi penyebaran virus Corona. Karena banyak kasus penyebaran virus Corona terjadi pada pengidap Covid-19 yang terlihat sehat dan tanpa gejala. “Adik-adik nggak tahu mungkin temennya yang di kamar lain bisa ada carrier atau pembawa virus corona, kita nggak tahu,” tutupnya. (wid-cnd)