Suyasa Tegaskan Orang Yang Meninggal di RSUD Bukan Pasien Terkonfirmasi Covid-19, Sudah 57 Hotel Siap Dipakai Karantina PMI

Dipublikasi pada : 18 April 2020 | 448 kali Dibaca


Sampai hari Sabtu,18/4, di Buleleng belum ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. Karena itu Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa menegaskan kembali bahwa orang tua yang meninggal kemarin di RSUD Buleleng, yang sempat diduga karena Covid-19 karena anaknya seorang PMI, menyatakan bahwa orang tua itu meninggal bukan karena kasus Covid-19. Ditegaskan hasil swab orang tua itu adalah negatif. Selain itu hasil rapid test dan swab terhadap anak dari orang tua dimaksud yang adalah PMI menunjukan negatif pula. Selain menegaskan itu, Suyasa juga mengungkapkan saat ini sudah ada 57 hotel dengan jumlah kamar 464 kamar yang siap berpartisipasi dijadikan tempat karantina bagi PMI Buleleng. Mengenai jumlah PMI yang dikarantina di hotel yang ditangani Satgas Kabupaten sebanyak 163 PMI, dan yang ditangani Satgas Covid-19 Desa sebanyak 31 orang. Yang ditangani Satgas Desa ada yang menempati vila, hotel dan sekolah. Dijelaskan juga, nantinya PMI yang ditangani Satgas Kabupaten akan diberikan pilihan apakah akan memilih dikarantina desa, kalau itu pilihannya akan diberikan ke desa untuk dikarantina oleh Satgas Desa. Suyasa memperkirakan akan ada 114 PMI yang akan pulang pada hari ini ke Buleleng.(st-wid-cand-wira-agst)