Mantan Pasien Covid-19 di Buleleng Mengharapkan Masyarakat Jangan Panik dan Tidak Diskriminatif

Dipublikasi pada : 09 April 2020 | 796 kali Dibaca


Home Berita Mantan Pasien Covid-19 di Buleleng Mengharapkan Masyarakat Jangan Panik dan Tidak Diskriminatif Mantan Pasien Covid-19 di Buleleng Mengharapkan Masyarakat Jangan Panik dan Tidak Diskriminatif Admin Bulelengkab 09 April 2020 Dibaca: 181 Pengunjung Sebanyak 4 pasien Covid-19 di Buleleng sudah dinyatakan sembuh. Kini mereka menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Salah satu pasien mantan pasien itu, Gede SD yang tinggal di Singaraja mengaku kondisinya kini tetap sehat dan melakukan aktifitas seperti biasa, hanya saja ia tidak keluar rumah karena sedang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Untuk itu ia menyampaikan terima kasih kepada semua tim medis Covid-19 yang merawatnya dengan baik. Ia juga mengatakan agar masyarakat jangan panik menghadapi pandemi Corona karena sakit Covid-19 bisa disembuhkan seperti halnya dirinya. Lebih jauh mantan pasien Covid-19 yang dulu sempat kerja kapal pesiar itu menduga dirinya terkena virus Corona karena melakukan kontak erat dengan PDP no.3 yang kini sedang dirawat di RS Giri Emas."Ketika itu saya menjemputnya di bandara .Mungkin karena mobil pakai AC sehingga saya kena virus yg menulari keponakan saya yang baru pulang kerja dari kapal pesiar," kenangnya. Lebih jauh melanjutkan gejala sakit dimulai dari tenggorokannya terasa panas. Ketika dicek oleh pihak rumah sakit,dirinya dinyatakan tertular virus Corona sehingga harus dirawat di rumah sakit. Setelah dirawat beberapa hari dan menjalani test test swab dua kali dengan hasil negatif akhirnya ia dinyatakan sembuh lalu lanjut melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Melalui telepon, ia kembali menyatakan pasien Covid-19 bisa sembuh asal mengikuti aturan pengobatan yang diberikan tim medis Covid-19, kemudian tidak panik dan stress, serta menjaga imun tubuh. Selain itu ia juga mengharap agar masyarakat tidak mengucilkan dan tidak diskriminasi terhadap pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis dari rumah sakit. "Terima kami seperti semula, walaupun tetap melakukan anjuran Pemerintah untuk tetap social distancing, memakai masker, dan cuci tangan dengan sabun serta menjaga kesehatan tubuh," ucapnya.(st-wd)